Liposarcoma merupakan sebuah kanker yang terjadi dijaringan lemak. Berikut pengertiannya

Liposarcoma merupakan sebuah kanker yang terjadi di jaringan lemak. Kanker tersebut ternyata  dapat muncul pada jaringan lemak yang terjadi pada bagian di seluruh tubuh, namun hal yang paling sering muncul yaitu pada area di lengan, tungkai, dan perut. Liposarcoma termasuk penyakit yang jarang terjadi. Penyakit ini dapat terjadi pada usia berapa pun. 

Meski begitu, liposarcoma lebih sering dialami oleh orang-orang dengan rentang usia 50-65 tahun. Adapun beberapa gejala awal bagi si penderita liposarcoma tersebut dapat dikatakan tidak akan merasakan gejala, tetapi seiring waktu, tumor yang terjadi akan membesar dan menyebabkan gejala tertentu. 

Gejala dari liposarcoma tersebut juga dikatakan berbeda-beda, tergantung pada lokasi di mana kanker dapat terbentuk. Liposarcoma merupakan kanker  yang muncul di lengan dan tungkai sehingga menimbulkan benjolan di bawah lapisan kulit, menyebabkan nyeri dan bengkak, serta penurunan fungsi lengan atau tungkai tersebut. Berbeda dengan liposarcoma di lengan dan tungkai, liposarcoma yang terbentuk di perut juga dapat menyebabkan penderitanya mengalami, sembelit, muntah darah bahkan muncul darah pada tinja. Dan merasa lebih cepat kenyang dari biasanya. 

Serta pembengkakan perut juga sakit dan kram yang timbul. Jikan terdapat benjolan dibagian tubuh kita baik area manapun, saran terbaik adalah segera lakukan konsultasi kepada dokter terdekat. Ataupun gejala yang mirip dengan penyakit liposarcoma tersebut. Benjolan yang terjadi pada penyakit liposarcoma terjadi secara perlahan membesar disertai dengan rasa nyeri. 

Kanker tersebut pada umumnya akan timbul pada lengan atau tungkai yang secara otomatis akan memengaruhi gerakan pada kedua sendi tersebut. Sedangkan liposarcoma tersebut yang terjadi pada organ perut, akan menyebabkan perut membesar dan terasa begah, nyeri perut yang hilang dan timbul, serta sembelit. Selain itu, pengidap kondisi ini biasanya akan mengalami perdarahan saat buang air besar. Berikut beberapa jenis liposarcoma, di antaranya:

  • Well-differentiated liposarcoma, yaitu sarkoma jaringan lunak yang paling sering ditemukan dengan pertumbuhan dan perubahan yang cenderung lambat.
  • Myxoid liposarcoma, yaitu sarkoma jaringan lunak yang sering ditemukan pada orang yang berusia 30-50 tahun.
  • Dedifferentiated liposarcoma.
  • Pleomorphic liposarcoma.

“dilansir dari laman Halodoc” Liposarcoma merupakan jaringan lunak dapat terjadi karena adanya mutasi DNA di dalam sel sehingga dapat berkembang di luar kendali kita. Sel-sel abnormal ini kemudian akan membentuk tumor dan menyerang jaringan di sekitarnya. Adapun beberapa penyebab terjadinya mutasi DNA sampai saat ini belum dapat diketahui secara pasti karena mutasi tersebut dapat terjadi diberbagai jenis sel dalam tubuh. 

Jenis kanker yang tumbuh pada sarkoma jaringan lunak juga akan tergantung pada jenis sel kanker yang mengalami mutasi tersebut. untuk mengetahui beberapa langkah dalam melakukan pencegahan masih belum dapat diketahui secara pasti. Akan tetapi, dengan cara menerapkan pola hidup sehat, resiko yang terjadi pada seseorang khususnya pada sipenderita penyakit liposarcoma tersebut akan mengalami jaringan lunak yang dpat menurun. Namun, berikut beberapa hal yang masih dapat bisa dilakukan sebelum semuanya semakin memburuk ataupun berakibat fatal. Seperti:

  • Liposarcoma merupakan penyakit kanker yang timbul, maka dari itu mengonsumsi makanan yang sehat dan seimbang diantaranya dengan memperbanyak konsumsi sayuran hijau dan buah-buahan salah satu pencegahan yang dapat dilakukan.
  • Kelola stres dengan baik, jangan sampai setres yang anda miliki terjadi terus menerus hingga memperburuk keadaan..
  • Upayakan lakukan beberapa olahraga dengan teratur, setidaknya 3-5 kali dalam satu minggu. 
  • Pola makan yang sehat sangat berperan dalam stamina tubuh. Salah satunya dengan cara mengurangi konsumsi makanan berlemak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *