Hamil Saat Menstruasi? Inilah Penjelasannya

Hamil dan menstruasi adalah suatu hal yang berbeda karena saat menstruasi justru merupakan peluruhan dinding rahim akibat sel telur tidak dibuahi. Akan tetapi, bukan tidak mungkin bahwa bisa hamil saat menstruasi. Lalu, bagaimana bisa? Penjelasan berikut ini dapat membantu Anda untuk memahami kasus seperti ini. Anda juga dapat mengetahui seberapa besar peluang hamil ketika menstruasi.

Peluang Hamil Saat Menstruasi

Kehamilan terjadi apabila ada proses implantasi yaitu pembuahan sel telur oleh sperma. Hal tersebut berarti sel telur tidak mati dan luruh hingga menyebabkan menstruasi. Akan tetapi, kehamilan bisa terjadi saat periode menstruasi berlangsung. Bagaimana hal tersebut bisa terjadi? Kehamilan dapat terjadi di periode akhir menstruasi. Jadi, tidak sepenuhnya benar bahwa ketika menstruasi tidak bisa terjadi kehamilan.

Sebagian besar orang memang beranggapan bahwa tidak mungkin akan terjadi kehamilan saat menstruasi berlangsung. Akan tetapi, hal tersebut berbeda dengan kemungkinan yang sebenarnya. Secara medis, kasus hamil saat menstruasi tersebut memang terdapat kemungkinannya. Seberapa besar kemungkinannya? Besarnya peluang hamil ketika menstruasi berbeda-beda bergantung pada siklus menstruasi wanita.

Kemungkinan terbesar bahwa bisa hamil saat haid umumnya terjadi pada wanita yang siklus menstruasinya tidak teratur. Jadi, jika berhubungan badan pada beberapa hari terakhir menstruasi, wanita tersebut bisa hamil karena proses ovulasi dapat terjadi setelah menstruasi berlangsung. Di satu sisi, sperma juga mampu bertahan dalam kurun waktu tiga hari di dalam saluran sel telur.

Peluang yang besar tersebut memang benar adanya sesuai dengan perhitungan secara medis disertai dengan kasus yang sudah terjadi. Meskipun demikian, tidak semua wanita bisa mengalami hal yang sama. Bagi wanita yang siklus menstruasinya sangat teratur, tentu saja ovulasinya juga teratur. Karenanya, ovulasi belum mulai lagi di masa akhir menstruasi. Karenanya, peluang hamil saat haid tentu lebih kecil.

Pengaruh Siklus Menstruasi Pada Kehamilan

Kehamilan merupakan suatu masa yang ditunggu-tunggu oleh setiap pasangan dalam menantikan buah hatinya. Sesuai siklus, kehamilan dapat terjadi ketika wanita berada pada masa subur yang ditentukan berdasarkan siklus menstruasinya.

Berkaitan dengan kehamilan saat mengalami menstruasi tersebut, pasti Anda sudah memahaminya di penjelasan sebelumnya. Meskipun demikian, Anda perlu memahami siklus menstruasi yang berpotensi terjadi kasus hamil saat haid. Wanita yang paling besar peluangnya untuk hamil adalah yang siklus menstruasinya teratur, yaitu selama 28-32 hari sekali.

Dengan siklus menstruasi yang teratur tersebut, kemungkinan untuk hamil ketika haid terbilang kecil. Ovulasi terjadi ketika benar-benar sudah selesai menstruasi. Dengan demikian, wanita tidak bisa hamil walaupun berhubungan badan di masa akhir menstruasi.

Hal tersebut tentu berbeda dengan wanita yang siklus haidnya tidak teratur, yaitu siklusnya lebih pendek sekitar 24 hari sekali. Potensi kehamilan saat haid lebih besar jika dilihat dari siklus menstruasi yang tidak teratur. Tentu saja ovulasinya juga tidak tepat dan bisa dimulai di akhir masa menstruasi.

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai kehamilan saat menstruasi. Anda dapat memahami bagaimana hal tersebut dapat terjadi. Peluang hamil saat menstruasi memang tidak jarang terjadi. Umumnya, memang karena terdapat siklus menstruasi yang tidak tetap. Hal ini menjadi pemicu utama terjadinya kehamilan saat haid. Mengenai penjelasan lebih lanjut, banyak hal dapat Anda baca di Orami Magazine.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *