Fakta Tentang Cairan Vagina Pada Miss V

Mitos mitos memang tidak bisa di pisahkan dari permasalahan hubungan seksual pasangan. Selain itu hubungan seksual sendiri biasanya menjadi terasa tidak nyaman akibat adanya kesalahan keaslahan yang terjadi karena memahami konsep yang salah pada hubungan seksual. Terlebih lagi biasanya wanita mempercayai beberapa hal tentang miss v seperti cairan vagina yang terlalu banyak membuat pasangan anda tidak puas ketika berhubunga, kemudian adanya mitos mitos tentang cairan miss v yang baik dan sebagainya.

Oleh karena itu pada artikel ini akan kita bahsa mengenai bagaimana fakta fakta yang bisa anda dapatkan dari cairan vagina. Tentunya dengan memahami permasalahan ini akan membantu anda serta pasangan anda bisa lebih memahami secara ilmiah mengenai hal hal yang berhubungan tentang hubungan seksual.

  • Masing masing fasa akan berbeda
    Fakta tentang cairan vagina yang pertama yakni adanya perbedaan dari masing masing cairan vagina yang keluar di setiap fase fase yang di alami oleh wanita. Ketika seorang wanita sedang dalam masa ovulasi atau ketika ovarium sedang melepaskan sel telur menuju Rahim, biasanya debit cairan yang wanita miliki akan bewarna bening seperti putih telur mentah. Cairang tersebut juga sedikit lengket dan berguna memudahkan untuk sperma bisa melakukan perjalanan ke dalam Rahim. Berbeda lagi ketika wanita sudah melewati masa ovulasi. Beberapa hari setelahnya debit cairan pada miss v akan melambat kembali. jika anda mengalami hal tersebut biasanya anda akan segera memasuki fase masa haid.
  • Cairan akan membuat miss v becek saat anda bercinta
    Sudah sewajarnya miss v seorang wanita akan terasa lebih becek ketika adanya rangsangan seksual yang kuat yang di alami oleh seorang wanita. Bagi anda para wanita yang menagalami hal tersebut jangan khawatir karena itu sesuatu yang normal. Jangan percaya bahwa miss v yang kering itu lebih bisa memuaskan pasangan anda. miss v sendiri akan semakin basah ketika dinding miss v membendung akibat adanya proses rangsanga. Hal tersebut membuat terjadinya proses transudasi melalui pembuluh darah yang ada di miss v anda. cairan pada dinding miss v akhirnya perlahan lahan akan merembes keluar dan membasahi dinding miss v anda
  • Cairan tersebut bisa menunjukan adana infeksi atau tidak
    Fakta ini cukup menarik dan juga bermanfaat bagi para wanita. Anda bisa melakukan pengecekan atas miss v anda ketika ada hal hal yang berubah yang terjadi. Perubahan tersebut biasanya cairan miss v anda menjadi berbau amis, selain itu tektur dari cairan yang anda keluarkan berbeda dengan cairan yang keluar biasanya. Jika anda mengeluarkan cairan miss v yang bewarna keabu abuan, kemudian juga terkadang bewarna kuning atau hijau, atau juga bewarna coklat hal tersebut ternyata menandakan ada infeksi atau pun peradangan yang terjadi pada organ intim anda. jika terjadi hal tersebut maka segera periksa lah kepada dokter pribadi anda untuk segera mencari tahu apa yang terjadi pada organ intim anda

Cairan Vagina merupakan sebuah mekanisme yang unik yang mungkin belum terlalu di sadari oleh pasangan. Terlebih lagi masih banyak orang yang salah mengartikan cairan pada miss v anda. masih banyak yang menanggap bahwa cairan miss v bisa menggangu hubungan intim. Dengan mengetahui fakta di atas anda akan lebih memahami pentingnya cairan miss v.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *